Ketika semua mata tertuju padamu, dunia seakan dalam genggaman tanganmu. Saat itulah kamu merasa menjadi orang yang sangat beruntung. Tapi taukah kamu ketika kemuliaan dilimpahkan kepadamu, itu adalah salah satu ujian Tuhan. Dia menguji kamu apakah kamu masih mengingatNya ketika kamu berada di atas awan. Memang bahagia itu adalah hal yang sangat diinginkan semua manusia di Dunia ini. Namun begitu lalainya kita ketika sombong mengalahkan kita. Sadarkah kita ketika setan yang ada di sekeliling tertawa puas? Merka begitu senang atas kemenangannya membuat kita merasa sombong. Tidak malukah kita kalah dengan setan? Padahal sombong itu adalah sifat yang hanya boleh dimiliki oleh Tuhan. Kita sebagai manusia harus sadar diri, tidak boleh menyamai Tuhan. Ingat sebuah hadits yang di riwayatkan oleh Ibnu Majah, Ahmad dan Muslim : "Sombong adalah selendangKu, dalam salah satu dari keduanya aku lempar dia ke dalam neraka jahannam". Apa alasan kita untuk sombong? Padahal sesungguhnya kita masih sangat membutuhkan Tuhan. Kembali ke diri masing-masing, belajar menjauhkan diri dari sifat sombong. Semoga Tuhan mengampuni dosa-dosa kita.
Senin, 26 November 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan komentar anda